Perkembangan Rekam Medik Electronik

Zaman sudah sangat berubah. Semua bidang sudah mulai giat mengkinikan cara kerja ataupun proses bisnisnya. Dari yang tadinya dengan manual sekarang sudah mulai mencoba dengan teknologi berbasis komputer. Termasuk di dalamnya bidang kesehatan. Dari yang tempat praktek pribadi, Puskesmas, Poliklinik dokter spesialis (praktek bersama), Rumah Sakit Negeri maupun swasta semuanya mulai mencoba memakai teknologi berbasis komputer.

Di negara maju seperti Amerika ataupun ingris, sudah lazim klo Rekam Medik sudah berbasis komputer. Memang kita sekarang tidak ketinggalan jauah dan tidak usah bersusah payah untuk menemukan aplikasi yang dapat di pakai untuk menggantikan Rekam Medik manual, karena di Indonesia juga sudah banyak aplikasi semacam itu. Dan dari segi harga bisa dipastikan ada harga ada rupa.

Namun keungkinan besar (perkiraan pribadi saya) yang membedakan kita (Bangsa Indonesia) dengan Amerika atau Inggris adalah mengenai “aspek hukum”. Maksud saya dalam penggunaan teknologi komputer untuk rekam medik belum ada kepastian secara hukum. Hal ini saya lihat dari beberapa rumah sakit yang berusaha menggunakan aplikasi tetapi mereka seperti kebingungan untuk langkah kedepan karena aspek hukum yang masih ga jelas.

Dari mulai saya kuliah dulu di D-3 Rekam Medik UGM, masalah hukum dalam implementasi teknologi komputer di bidang rekam medik sudah diperbincangakan bahkan sempat ada seminarnya. tapi ya tetep aa ga ada hasil yang pasti ampe sekarang.

Nah klo ada yang tau tentang kejelasan hukum Komputerize Medical Record tolong kasih masukan ke saya ya. Saya tunggu nih.

7 Responses

  1. Keuntungan dan kelemahan menggunakan Rekam Medik Elektronik (EHR)

    Beberapa waktu lalu, DPR telah mengesahkan RUU Informasi & Transaksi Elektronik (ITE) menjadi UU ITE. Sebagai UU pertama yang mengatur bidang teknologi informasi (IT), banyak aspek dalam bidang IT menjadi tunduk pada UU tersebut, termasuk penggunaan IT dalam dunia kesehatan. Salah satu penggunaan IT dalam dunia kesehatan yang telah menjadi tren dalam dunia pelayanan kesehatan secara global adalah rekam medik elektronik (EHR).

    Keuntungan menggunakan EHR antara lain :

     Isi rekam medik sesuai pasal 47 (1) yang merupakan milik pasien dapat diberikan salinannya dalam bentuk elektronik atau dicetak untuk diberikan pada pasien.
     Aspek kerahasiaan & keamanan dokumen rekam medik yang selama ini menjadi kekuatiran banyak pihak dalam penggunaan EHR pun sebenarnya telah diatur di UU ITE dalam pasal 16. Dengan kemajuan teknologi, tingkat kerahasiaan & keamanan dokumen elektronik terus semakin tinggi & aman. Salah satu bentuk pengamanan yang umum adalah EHR dapat dilindungi dengan sandi sehingga hanya orang tertentu yang dapat membuka berkas asli atau salinannya yang diberikan pada pasien, ini membuat keamanannya lebih terjamin dibandingkan dengan rekam medik konvensional.
     Penyalinan atau pencetakan EHR juga dapat dibatasi, seperti yang telah dilakukan pada berkas multimedia (lagu/video) yang dilindungi hak cipta, sehingga hanya orang tertentu yang telah ditentukan yang dapat menyalin atau mencetaknya. EHR memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dalam mencegah kehilangan atau kerusakan dokumen elektronik, karena dokumen elektronik jauh lebih mudah dilakukan ‘back-up’ dibandingkan dokumen konvensional.
     EHR memiliki kemampuan lebih tinggi dari hal-hal yang telah ditentukan oleh Permenkes no.749a/1989, misalnya penyimpanan rekam medik sekurangnya 5 tahun dari tanggal pasien berobat (pasal 7), rekam medik elektronik dapat disimpan minimal selama 100 tahun dalam bentuk media penyimpanan cakram padat (CD/DVD) dengan tempat penyimpanan yang lebih ringkas dari rekam medik konvensional yang membutuhkan banyak tempat & perawatan khusus.
     Kebutuhan penggunaan rekam medik untuk penelitian, pendidikan, penghitungan statistik, & pembayaran biaya pelayanan kesehatan (pasal 14 Permenkes no.749a/1989) lebih mudah dilakukan dengan EHR karena isi EHR dapat dengan mudah diintegrasikan dengan program/software sistem informasi RS/klinik/praktik, pengolahan data, & penghitungan statistik yang digunakan dalam pelayanan kesehatan, penelitian, & pendidikan tanpa mengabaikan aspek kerahasiaan. Hal ini tidak mudah dilakukan dengan rekam medik konvensional.
     UU ITE juga telah mengatur bahwa dokumen elektronik (termasuk EHR) sah untuk digunakan sebagai bahan pembuktian dalam perkara hukum (pasal 6).

    Kelemahan menggunakan HER :

     Masalah keterbatasan kemampuan penggunaan komputer dari penggunanya,
     Penyediaan perangkat keras, sampai pasokan listrik dari PLN yang tidak stabil untuk menghidupkan komputer. Diharapkan dengan kemajuan pembangunan SDM maupun fisik, hal ini dapat diperbaiki terus menerus oleh pemerintah & masyarakat. Pemerintah, para ahli IT, & profesi kesehatan pun harus menetapkan standar untuk EHR, sehingga EHR dapat benar-benar terjaga kerahasiannya, aman, handal, & sah secara hukum.

    Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya UU ITE, EHR telah dapat digunakan di Indonesia untuk membantu mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu & melindungi masyarakat. Adalah sangat baik jika pemerintah membuat peraturan mengenai rekam medik yang baru yang di dalamnya mengatur pula mengenai EHR sebagai peraturan pelaksana dari UU no.29/2004.

    Daniel Suharta, 3 April 2008

  2. ada yg tahu bgmn carax sy dpt software rekam medis elektronik untuk dokter praktik sore buat diinstal di laptop?

  3. mesen ke saya aja. ga mahal kok. info lihat di layanan.

  4. Mana dong jawaban buat saya : ICD versi berapa yang anda pakai,
    apakah sdh direfresh ? kapan direfreshnya.
    Salam

  5. Buat : Pak Smartkoko,
    Anda butuh yang sederhana ? saya punya..

  6. […] saat ini wacana yang harus dibangun dan di wujudkan adalah wacana komputerisasi rekam medik. Kalau komputerisasi rekam medik itu data tersimpan dalam satu server. Jadi sebenarnya saya pengen […]

  7. boleh g klw saya minta contoh rekam medis,,,siapa pun yg punya buat contoh2 d tugas akhir saya,,terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: