Uji Standar Profesi Perekam Medik

Bandung. Sabtu malam saya sempat berbincang dengan teman di kantor mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan Rekam Medik. Salah satunya mengenai standar profsi perekam medik.

Teman saya menunjukkan satu salinan peraturan tentang standar profesi perekam medik. Dia membawa salinan tersebut karena dia sedang ikut mempersiapkan suatu uji kompetensi perekam medik di sebuah lembaga pendidikan.

Uji kompetensi ini meliputi tujuh hal pokok, yaitu :

  1. Klasifikasi dan pengkodean penyakit. Masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medik.
  2. Aspek hukum dan etika profesi.
  3. Manajemen rekam medik dan informasi kesehatan.
  4. menjaga mutu rekam medik.
  5. Statstik kesehatan.
  6. Manajemen unit rekam medik.
  7. Kemitraan profesi.

Ketujuh hal tersebut diatas adalah hal pokok yang harus dimiliki oleh seorang perekam medik. Uji kompetensi ini sangat diperlukan sebagai  suatu kontrol terhadap seluruh perekam medik kesehatan.

Maksud saya lulusan dari D3 atau D4 Rekam Medik tidak bisa langsung bekerja begitu saja, tetapi harus memiliki sertifikat yang menunjukkan dan menjamin bahwa dia memiliki kemampuan untuk bekerja di bidang rekam medik.

Dari perbincangan malam itu saya jadi kepikiran mengenai uji kompetensi yang dilakukan lembaga pendidikan tersebut. Kata teman saya, uji kompetensi yang dilakukan ini hanya sebatas lokal di lembaga pendidikan saja. Dalam artian sertifikat yang diperoleh peserta didik bukan dari pihak pusat mungkin dari PORMIKI atau dari Departemen Kesehatan.

Saya juga belum pernah mendengar pihak PORMIKI ataupun dari pihak pemerintah mengadakan uji kompetensi bagi perekam medik kesehatan. Dan hal ini sebenarnya yang menjadikan ide saya untuk menulis kali ini.

Jadi untuk para senior di PORMIKI atau di Departemen Kesehatan yang telah mapir di blog “medicalrecord”, mohon perhatiannya. Pengennya sih  ada uji kompetensi yang diadakan dengan standar nasional jadi sertifikatnya diakui di mana saja. Mohon infonya jika dalam waktu dekat ini akan diadakan uji kompetensi, biar para perekam medik kesehatan bisa mengikuti dan memiliki sertifikat yang diakui secara sah minimal dalam lingkup nasional.@pwh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: