Nama Pasien Dalam Proses Indeksing

Bandung. Hari Minggu kemaren saya menyempatkan untuk membaca sebuah buku Pedoman Penyelenggaraan & prosedur Rekam Medis Rumah Sakit yang diterbitkan oleh Departemen kesehatan RI. Tepatnya diterbitkan oleh Direktorat Jendral Bina Pelayanan Medik. Buku ini terbitan tahun 2006 dan entah pada saat ini sudah ada reisinya atau belum.

Materi yang saya baca dari buku itu adalah mengenai “Indeksing (Tabulasi)”. Materi tersebut saya pilih karena saya pengen membuat gambar desain untuk tugas pemodelan sistem informasi. Pertamanya saya tidak begitu sadar kalau dalam penjelasan terdapat hal yang rancu (menurut saya).

Indeksing adalah membuat tabulasi dengan kode yang sudah dibuat ke dalam indeks-indeks (dapat menggunakan kartu indeks atau komputerisasi). Didalam kartu indkes tidak boleh mencantumkan nama pasien. (Pedoman Penyelengaraan & Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit, 2006)

Dari kutipan diatas, kita mendapat penjelasan bahwa di dalam sebuah kartu indeks tidak boleh dicantumkan nama pasien. Penjelasan tersebut dapat saya terima dan ikuti dengan mudah, meski saya belum mengetahui mengapa pencantuman nama pasien tidak diperbolehkan. Selanjutnya kita simak cuplikan kalimat mengenai penjelasan Indeks Pasien.

Indeks Pasien adalah suatu tabulasi kartu katalog yang berisi nama semua pasien yang pernah berobat di rumah sakit. Infromasi yang ada didalam kartu ini adalah :

Halaman depan: Nama lengkap, kelamin,…. (Pedoman Penyelengaraan & Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit, 2006)

Nah sampai disinilah saya menjadi bingung. Sebenarnya dalam kartu indeks boleh mencantumkan nama pasien atau tidak? Coba teman-teman yang sudah membaca tulisan ini cek di buku tersebut.

Mau bikin pemodelannya jadi susah kalau petunjuk pembuatan kartu indeks secara manual saja membingungkan. Ada yng bisa bantu ngga buat jelasin masalah indeksing ini?

Kalau ada yang bisa bantu menjelaskan atau ada yng punya informasi mengenai revisi terbaru dari buku ini tolong ya kasih tau saya. Ya semoga di buku ini cuma terdapat kesalahan ketik saja. Dan revisi terbarunya sudah diterbitkan. jadi saya bisa kembali mempelajari masalah indeksing dan bisa membat pemodelan sistem informasinya. Ok ditunggu share infonya.@pwh


One Response

  1. Thankz sekedar coba2 but menjawab pertanyaan diatas……….
    Btw setahu saya memang benar apa yang disebutkan diatas bahwa dalam indeksing tidak boleh mencantumkan nama baik itu mulai dari indeks dokter, indeks kematian (mortalitas), indeks penyakit (Morbilitas), indeks tindakan/operasi, indeks obat-obatan yg baru2 ini mulai diberlakukan, serta indeks pasien…….
    Nach masalahnya disini mengenai indeks pasien, Mungkin kalo kita baca secara sepintas perbedaan kedua definisi diatas memang kita bisa bingung, namun setau saya kedua definisi diatas memang sudah betul tapi mungkin cuma perlu diperjelas saja……..
    oke mari kita kaji lebih dalam…….
    Dari definisi indeksing memang betul bahwa didalam kartu indeks tidak boleh mencantumkan nama pasien baik itu dari indeks dokter, penyakit dll…….. karena sebagai mana definisi dari indeks itu sendiri bahwa indeks itu merupakan daftar kata2, penunjuk susunan daftar isi, daftar susunan nomor sandi atau kode, Alat membuat tabulasi sesuai dengan kode yang sudah dibuat kedalam indeks. Jd sebagai kesimpulan bahwa indeks itu merupakan sebuah ringkasan kata, kode dll yang mana nama pasien maupun dokter tidak boleh dicantumkan didalam kartu indeks……….
    Selanjutnya dari definisi indeks pasien itu sendiri memang betul juga apa yang dikatakan diatas bahwa Indeks Pasien adalah suatu tabulasi kartu katalog yang berisi nama semua pasien yang pernah berobat di rumah sakit. Namun kita perlu ketahui bahwa dalam pelayanan ada yang disebut dengan KIUP (Kartu Indeks Utama Pasien) yang mana KIUP merupakan Suatu kartu katalog yang berisi nama semua pasien yang pernah berobat (mendapatkan pelayanan) di rumah sakit.
    Berfungsi sebagai petunjuk lokasi rekam medis pasien pada rak penyimpanan atau membantu petugas mencari berkas rekam medis pasien apabila pasien lupa membawa kartu berobat.
    Nach Coba kita liat lebih seksama kesamaan kedua definisi diatas, baik dari definisi indeks pasien maupun definisi dari KIUP itu sama…. Dari sini saya bisa simpulkan bahwa dalam penulisan indeks tidak boleh mencamtumkan nama pasien kecuali pada KIUP yang merupakan salah satu komponen dari indeks pasien……..
    Oke Mungkin cuma sekedar itu yang saya bisa bantu…….. thanz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: