Rekam Medik Ga Ketemu….

Bandung. Capek pulang kerja doble shift😦, masih kepikiran tadi nyari-nyari rekam medik lama ketemunya. Maklum di tempat saya kerja masih menggunakan kertas sebagai media rekam mediknya (belum komputerize). Sekarang nih mau berbagi pengalaman saja, dari kejadian sore tadi.

Rekam medik pasien ga ketemu, padahal pasien dah masuk ke ruangan dokter. Perwat telepon ke filling minta rekam medik diantar dengan nada tinggi. Petugas filing bergegas mencari, tetapi tidak berhasil menemukan rekam medik milik pasien tersebut.

Saya mencoba membantu mencari ada di mana nih rekam medik pasien, kok ga ketemu dan ga ada tracer di rak Roll O Pack. Dicari di berbagai penjuru ruangan unit rekam medik, siapa tau nyasar di meja petugas rekam medik yang laen. Setelah sekian lama bingung tanpa petunjuk, mata saya tanpa sengaja tertuju kepada sebuah kardus yang isinya rekam medik yang mau dipinjam bagian keuangan.

Saya cari di kardus itu dan violaa…. ketemu juga nih rekam mediknya. Langsung saja diserahkan ke petugas distribusi dan segera diantar ke ruang dokter yang sedang memeriksa pasien tersebut. Capek nyari, kepala pusing, indra keenam perekammedik mulai melemah hanya untuk mencari satu berkas😦 . Usust punya usut ternyata petugas filing yang menyiapkan rekam medik pesenan bagian keuangan ngga pake tracer, alias asal cabut aja dari rak. (pusing mode: on)

Dari pengalaman diatas, saya cuma ingin memberi dua hal yang harus dilakukan oleh petugas filing. Yaitu selalu memakai tracer dan menulis catatan peminjaman.

Saya yakin hal seperti ini (rekam medik tidak ketemu) sering terjadi di instansi layanan kesehatan yang masih menggunakan kertas sebagai media rekam medik. Jadi kalau saya misalkan sebenarnya filing itu seperti sebuah perpustakaan yang menyimpan kertas, buku, bundel  dll.  Oleh karenanya jika kita kesulitan untuk mengorganisir arus keluar masuk rekam medik, kita bisa mencontoh system yang ada di sebuah perpustakaan.

Kalau ngga kita juga bisa secara sederhana menyediakan sarana seperti :

  • Tracer.
  • Buku peminjaman/ buku ekspedisi.
  • SOP Peminjaman Rekam Medik.

Tiga sarana diatas menurut saya sudah sangat cukup untuk mengantisipasi tidak ketemunya suatu rekam medik. Dengan catatan dilakukan secara konsisten dan tertib. Maksud saya tiapkali petugas filling atau petugas rekam medik yang lain mengambil rekam medik dari rak, wajib menggunakan tracer sebagai pengganti dan diletakkan di rak. Setiap peminjaman oleh bagianlaein (inter instansi layanan kesehatan) harus dicatat di buku peminjaman/ ekspedisi.

Nah segitu dulu deh ceritanya masalah filing, klo ada salah-salah kata mohon maaf. Kalau ada masukan silahkan kami tunggu masukannya. @pwh

2 Responses

  1. Memang betul sekali, fungsi tracer akan sangat berguna dalam hal penelusuran berkas rekam medis, namun tracer akan menjadi tidak berguna jika petugas tidak disiplin dalam hal pencatatan tracer.

    Kami “Logic99Store.com” sudah memiliki produk tracer digital yang akan mencatat keluar masuknya berkas rekam medis di institusi rumah sakit/klinik Anda, sehingga kehilangan berkas rekam medis dan kepusingan staff rekam medis seperti saudara kita ini akan bisa diminimalisi.

    Info lebih lanjut , silahkan hubungi : info [at] logic99store dot com.

    Semoga bermanfaat, terima kasih.

  2. share info aja, klo kami PT. Lion Metal memproduksi Mobile File/Roll O Pack untuk Rak di Rekam Medik. Jika butuh info lebih lanjut bisa menghubungi kami di lion.metal.sby@gmail.com atau call 0888 301 6098. Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: